Mesuji, Lensalampung.co – Musim kemarau berkepanjangan sepertinya tidak menjadi halangan Kabupaten Mesuji terus menjaga produktifitas dan eksistensinya menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang sebagai salah satu Kabupaten penyangga pangan di Bumi Ruajurai.
Buktinya,Bupati Mesuji Elfianah, masih melakukan panen raya Gadu padi jenis (varietas-red) Cibatu dilahan seluas 0.75 hektare, dengan potensi panen tahun ini secara keseluruhan di kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU) mencapai 535 Hektare lahan sawah.
“secara simbolis, Bupati melakukan panen di Desa Bandar Anom,Kecamatan Rawa Jitu Utara(RJU), dengan rata-rata hasil panen mencapai 8 ton per hektare,” kata Samsi Hermansyah Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji. Jumat (25/09/26) kepada wartawan.
Sementara itu, Camat Rawa Jitu Utara Hendra Kurniawan mengaku jika panen tahun ini lebih dirasakan hasilnya oleh masyarakat. Hal ini disebabkan makin baiknya infrastuktur jalan yang berpotensi menambah penghasil panen masyarakat, akibat berkurangnya pembiayaan masyarakat dalam mengeluarkan hasil panen dari lahan pertanian.
“sebelumnya masyarakat harus terbeban biaya lebih untuk mengeluarkan hasil pertanian misalnya dengan membayar lebih ongkos ojek, untuk mengangkut hasil panen keluar lahan, sekarang dengan baiknya infrastruktur jalan tani,masyarakat cukup dengan mengangkut padi ke tanggul terdekat,”terang Hendra.
Pada musim Ini tambah Hendra Kecamatan Rawa Jitu Utara berpotensi menghasilkan 4 Ribu ton lebih gabah kering, jika berdasarkan data lahan yang siap penen musim ini.
(adi)
