Lampung Utara, Lensalampung.co – Dari 27 Unit Kendaraan Dinas (Randis) beserta Papan Visual Data Elektronik dan Bongkaran Besi Bangunan Terbuka Permanen, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Utara, telah menambah Pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 344 Juta. Jumat 11 September 2026.
Kendaraan Dinas baik Mobil maupun Motor pada bulan Juni dan Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melalui Bagian Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
Proses lelang Mobil maupun Motor ini dilakukan pada periode Juni dan Juli 2026. Hasil pendapatan langsung di Transfer ke Rekening Kas Daerah dan langsung otomatis menambah PAD Pemkab Lampura.
“Lelang Randis sudah dua kali kita adakan di tanggal 5 Juni dan 7 Juli 2026. Ada 24 Unit Mobil, tiga Unit Motor, Satu unit Papan Visual dan Satu unit bongkaran besi. Hasil lelang langsung di Transfer oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Metro ke Rekening Kas Daerah langsung sebesar Rp 344.442.000,”jelas Kabid Aset Andriwan mewakili PLT. Kaban Iskandar Helmi, Jumat 11 September 2026.
Tak lama lagi lanjut Andriwan, Pihaknya akan mengadakan Lelang Randis.
Namun semua masih menunggu Usulan dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Sementara untuk Randis yang sudah tidak layak pakai/rusak berat di depan kantor BPKAD masih tersisa Enam Unit sisa hasil lelang beberapa bulan lalu.”Kita punya target Penjualan Barang Milik Daerah setiap tahunnya. Untuk itu kita akan adakan lelang kembali, kita tunggu usulan dari SKPD hingga akhir bulan ini nanti. Setelah dapat usulan baru kita bisa adakan Lelang,”ucapnya.
Tak hanya Randis saja yang bisa di Lelang tambah Andriwan, Inventaris seperti Komputer dan Laptop yang sudah tidak layak Pakai juga bisa diusulkan untuk di Lelang. Kemudian Pihaknya juga berencana untuk mengusulkan pelelangan Brangkas yang ada di Kantornya. Mengingat Brankas-brankas tersebut sudah tidak terpakai lagi.”Kita lagi mau rencana usulkan pelelangan brankas, kan brangkat kita sudah tidak di gunakan lagi, kalau dulu untuk menyimpan uang saat pengambilan gaji masih manual. Sekarang kan sudah tidak dipakai lagi, kalau bisa untuk menambah PAD kenapa tidak,”pungkasnya.
(beben)