MESUJI, Lensalampung.co – Tingkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara agara tidak kecelakaan lalu lintas, jajaran Sat Lantas Polres Mesuji sukses melaksanakan Operasi Zebra Krakatau 2025 selama 14 hari. Operasi ini mulai dilaksanakan sejak tanggal 17 November dan berakhir di tanggal 30 November kemarin.
Kasat Lantas Polres Mesuji AKP Yurike Ade Purwanti S.Ik, M.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menjelaskan bahwa operasi tersebut menyasar berbagai jenis pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Kami fokus pada pelanggaran seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, tanpa menggunakan sabuk pengaman, serta pelanggaran muatan dan kelengkapan kendaraan,” ujarnya. Senin (01/12/25)
Selama operasi berlangsung, petugas Sat Lantas Polres Mesuji aktif melakukan patroli di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan. Selain penindakan berupa tilang, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Terang AKP Yurike
Adapun hasil Operasi Zebra Krakatau 2025 selama berlangsung adalah
- Jumlah Penindakan: Tercatat sebanyak 196 pelanggaran lalu lintas yang ditindak selama operasi, dengan penindakan roda dua sebanyak 25 dan roda empat 171 penindakan
- Jenis Pelanggaran Terbanyak kendaraan roda dua, Tidak menggunakan helm SNI menjadi pelanggaran yang paling banyak ditemukan sebanyak 23 pelanggaran, diikuti oleh pelanggaran tanpa dilengkapi surat kendaraan sebanyak 2 pelanggaran. Sedangkan roda empat didominasi dengan pelanggaran tidak pakai sabuk pengaman 164 pelanggaran dan batas muatan 7 pelanggaran
- Teguran : Selain penindakan, petugas juga memberikan teguran kepada 4330 pengendara yang melakukan pelanggaran ringan.
- Kecelakaan Lalu Lintas: Selama operasi, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
AKP Yurike menambahkan bahwa Operasi Zebra Krakatau 2025 diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelanggar serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami berharap masyarakat Mesuji semakin tertib dan disiplin dalam berlalu lintas, sehingga dapat menciptakan kondisi jalan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” pungkasnya. (Adi)