Mesuji, Lensalampung.co – Subsektor Mesuji menerima penyerahan senjata api (senpi) rakitan berikut tiga butir amunisi dari masyarakat. Penyerahan senpi rakitan diserahkan melalui Camat Mesuji Fery Antoni, kepada Kepala Subsektor Mesuji Ipda Riza, di kantor Subsektor Mesuji, Rabu 13 Agustus 2025.
Menurut Camat Mesuji, bahwa senpi yang diserahkan ke Subsektor Mesuji berasal dari masyarakat. Penyerahan senpi tersebut sebagai salah satu bentuk kesadaran hukum dan mendukung program kepolisian diwilayah hukum Polres Mesuji.
Dia menyebutkan bahwa Pemerintah Kecamatan Mesuji akan terus mendukung upaya fihak kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan ditengah tengah masyarakat.
Kolaborasi dalam Menjaga Kamtibmas menjadi tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya fihak kepolisian juga termasuk pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Dalam mendukung program Polres Mesuji didalam rangka Oprasi Sikat Krakatau 2025 ini, kecamatan sudah membuat himbauan melalui setiap kepala desa agar setiap warga masyarakat yang memiliki senjata api rakitan agar dapat diserahkan kepada fihak yang berwajib melalui kepala desanya masing-masing,” imbuhnya.
Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H,. Melalui Kepala Subsektor Mesuji Ipda Riza mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menyerahkan senpi rakitan tersebut kepada fihak kepolisian.
Fihaknya menjamin tidak akan mengenakan sangsi hukum pidana kepada setiap masyarakat yang dengan sukarela dan atas kesadarannya menyerahkan senpi rakitan yang dimilikinya kepada fihak kepolisian.
“Selanjutnya Senjata Api rakitan beserta 3 butir amunisi tersebut diserahkan secara sukarela atas kesadaran kami lanjut serahkan ke Mapolres Mesuji.
Kami Polres Mesuji terus menghimbau kepada seluruh masyarakat Mesuji yang memiliki senjata api rakitan untuk menyerahkannya kepada pihak Polres dan Polsek jajaran mengingat kepemilikan senjata api rakitan melanggar UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 yang mengatur tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api dan senjata tajam di Indonesia” Ungkapnya. (San)