Bandar Lampung, Lensalampung.co – Setelah berbulan-bulan menjadi spekulasi di kalangan birokrasi dan media, teka-teki siapa yang akan menduduki kursi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung akhirnya terjawab. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memastikan bahwa pelantikan Sekda baru akan digelar pada Jumat, 20 Juni 2025.
Sosok yang ditunjuk adalah Dr. H. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., birokrat senior yang selama ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung. Namanya sudah lama disebut-sebut sebagai calon kuat.
“Iya, Pak Marindo yang fix. Surat keputusannya juga sudah ditandatangani,” kata seorang sumber internal Pemprov Lampung yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/6/2025).
Saat dikonfirmasi langsung, Gubernur Mirza hanya memberikan jawaban singkat. “Ya, tanggal 20 Juni,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu malam (11/6/2025).
Menunggu Arahan Resmi
Sementara itu, Marindo Kurniawan sendiri belum mengonfirmasi penunjukan tersebut secara formal. Saat dihubungi Kamis pagi (12/6/2025), ia menyatakan belum menerima arahan langsung dari Gubernur.
“Saya belum dapat perintah atau arahan resmi. Tapi jika memang itu amanahnya, insya Allah saya siap,” ujar Marindo singkat.
Meski demikian, ia memastikan tetap fokus menjalankan tugas sebagai Kepala BPKAD sambil menunggu arahan selanjutnya dari pimpinan daerah.
Seleksi Ketat dan Transparan
Proses seleksi Sekda Lampung berlangsung melalui mekanisme terbuka dan asesmen ketat sejak awal 2025. Seleksi dimulai dengan tes kompetensi dan potensi di Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Februari, lalu dilanjutkan asesmen lanjutan di Hotel Emersia, Bandar Lampung.
Namun, pilihan akhirnya jatuh kepada Marindo yang dikenal memiliki keahlian dalam pengelolaan keuangan daerah serta integritas birokrasi.
Menuju Pelantikan Resmi
Pelantikan Marindo dijadwalkan berlangsung di Gedung Balai Keratun, kantor pusat pemerintahan Provinsi Lampung. Penunjukan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk penguatan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi di bawah kepemimpinan Sekda baru.
Dengan pengalaman panjang dan kedekatannya dengan isu keuangan daerah, Marindo dinilai sebagai figur yang mampu menjadi penghubung strategis antara kepala daerah dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah. (San)