Lampung Utara, Lensalampung.co – Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) serta Dana Bagi Hasil (DBH) di Kabupaten Lampung Utara sudah direalisasikan 224 desa. Meski sebagian besar telah terealisasi, Masih terdapat sejumlah Desa yang belum menerima penyaluran akibat berbagai kendala teknis dan administrasi. Selasa 25/11/2025.
Hal itu di sampaikan Kabid pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD).Emroni Kesuma.SE. bahwa realisasi Dana Desa telah mencapai 98,97 persen, Belum sepenuh nya 100 persen,Dengan demikian hanya tersisa 8 Desa yang belum tersalurkan.
Tinggal 8 desa yang belum terealisasikan, Itu pun, DD yang belum ditentukan peruntukannya. Sementara DD yang telah ditentukan peruntukannya sudah tersalurkan seluruhnya, “Jelas Emroni”.
Ia menambahkan,Bahwa penyaluran DD menggunakan aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN), Di mana dana langsung dikirim ke rekening masing-masing Desa.
“Untuk 8 desa tersebut kami telah berkoordinasi dengan KPPN untuk menanyakan kendala yang menyebabkan pencairan terhambat,” Terangnya.
Realisasi Penyaluran Dana Desa, ADD, Dan DBH Lampung Utara 2025
- Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025
Jumlah desa: 232 desa
Pagu anggaran: Rp 203.009.196.000
Sudah salur: Rp 200.913.635.820
Belum salur: Rp 2.095.560.180
Desa belum salur Earmarket 8 desa
Persentase: 98,97% - Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2025
Jumlah desa: 232 desa
Pagu anggaran: Rp 97.761.629.700
Sudah salur sampai Juni: Non Earmarket 232 desa dan Earmarket 224 desa.
Penyaluran Juli–Agustus sudah dalam proses di BPKAD: 227 desa
Total sudah salur: Rp 48.880.814.850
Desa yang belum mengajukan Juli–Agustus: 5 desa
Persentase penyaluran: 50% berjalan
Sisa belum salur: Rp 48.880.814.850 - Kurang Salur Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak dan Retribusi 2024
Jumlah desa: 232 desa
Pagu: Rp 5.464.810.323
Sudah salur: Rp 5.305.934.847
Belum salur: Rp 158.875.476
Desa belum salur: 8 desa
Persentase: 97%
Ditempat terpisah, Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD Lampung Utara, Ilham Pajari, Menegaskan bahwa penyaluran ADD untuk bulan Juli dan Agustus 2025 masih dalam proses.

yang jelas kita berupaya semaksimal mungkin. Dananya sedang kita usahakan, Terlebih saat ini kita dalam kondisi efisiensi,” ujar Ilham.
Menurutnya, Pemkab saat ini sedang menghimpun dana dari PAD, Transfer Ke Daerah (TKD), Hingga alokasi dari Provinsi, Sembari tetap memastikan kewajiban pembayaran lain tidak terbengkalai.
Ilham juga menjelaskan bahwa mekanisme kurang salur ADD akan tetap dibayarkan pada tahun anggaran berikutnya sesuai ketentuan.(Usni)