Mesuji, Lensalampung.co – Pemerintah Kabupaten Mesuji melakukan audensi dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang di komandoi langsung Bupati Mesuji Hj. Elfianah di dampingi Sekertaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mesuji Budiman Jaya,Kamis (16/10/25).
Rombongan Pemkab Mesuji ini di terima langsung oleh Mentri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, di kantor kementrian RI,Jakarta.
Kepada Wartawan Bupati Mesuji melalui Sekertaris Daerah Kabupaten Mesuji Budiman Jaya mengatakan kujungan Pemkab Mesuji ke kementrian Kesehatan RI membewa misi dan issue strategis yang ada di kabupaten Mesuji terkait dengan layanan kesehatan di Bumi Ragab Begawe Caram.
“beberapa issue strategis di Kabupaten Mesuji kuta sampaikan kepada Mentri Kesehatan, misalnya masalah layanan dasar kesehatan dan Inprastrukturnya sehingga kita berharap hal ini jadi perhatian pemerintah Pusat khususnya Kementrian kesehatan RI,”ujar Budiman Jaya.
Banyak Point lanjut Budiman, kami sampaikan kepada Menkes RI, termasuk hal pencapaian kerja juga kami paparkan di hadapan Menkes RI,seperti, pencapaian Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji yang dalam.menangani Jumlah Kematian Ibu di Kabupaten Mesuji Tahun 2024 sebanyak 4 kasus (kases terendah ke 5 di Provinsi Lampung). selanjunya, Jumlah Kematian Bayi di Kabupaten Mesuji Tahun 2024 sebanyak 21 kasus (terendah ke empat diprovinsi lampung).
Pencapaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Mesuji sebanyak61.880 orang atau 25,23% (Tertinggi di Provinsi Lampung), lalu, Cakupan Kepesertaan Aktif JKN Mesuji sampai dengan September 2025 sebanyak123.282 Peserta (50,27%).
Selanjutnya, Capaian Success Rate TB di Kabupaten Mesuji Tahun 2024 sebesar 90% (330)kasus di obati dari target 367 kasus ditemukan). Sedangkan untuk Penemuankasus TBC (Notifikasi) sampai dengan Juli 2025 di Kabupaten Mesuji mencapai 41% lebihtinggi dibandingkan capaian Provinsi Lampung (36%). Hingga pencapaianpertengahan tahun (Semester 1) capaian Terapi Pencegahan Tuberkulosis(TPT) Kabupaten Mesuji menjadi yang Terbaik di Provinsi Lampung dengancapaian TPT sebesar 73% dari target tahunan 60%.
Selain itu RS Ragab Begawe Caram yang merupakan Rumah Sakit PemerintahDaerah saat ini terus mengalami peningkatan kunjungan pasien dari tahun ketahun.Jumlah kunjungan poliklinik rawat jalan RSUD RBC tahun 2025 dari Januarisd Agustus mencapai 14.508. sedangkan Jumlah kunjungan rawat inap RSUDRBC di tahun 2025 Januari sd Agustus sebanyak 2.317. RSUD Ragab BegaweCaram direncanakan menjadi RS KJSU KIA pada tahun 2026 sehingga sangat memerlukan dukungan dalam pemenuhan SDM Kesehatan.
Peningkatan kapasitas ruang, serta dukungan alat penunjang dan dukungan teknis lainnya.Kabupaten Mesuji sebagai Kabupaten muda ke 2 di Provinsi Lampung terus berupaya memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. Namun sangat memerlukan dukungan dari Pusat dalam hal pperbaikan infratruktur kesehatan seperti pembangunan puskesmas agar sesuai prototype yang ditetapkan melaluiPermenkes 19 tahun 2024.
Alhamdulillah, dari beberapa pemaparan yang kami lakukan Lanjut Budiman,kujungan pemkab Mesuji mendapat sambutan baik dari Mentri kesehatan,”bahkan pak mentri berjanji akan memberikan atensi terhadap usulan yang kami sampaikan,”tandas Budiman
Tampak Hadir mendampingi Bupati Mesuji Elfianah dan Sekertaris Daerah Kabupaten Mesujj antara lain, Pelaksana Tugas(Plt) Badan Pengelola Keuangan Pemkab Mesuji Taufik Widodo, Kepala Badan Perencanaan dan Inovasi Daerah,Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Ragab Begawe Caram(RSUD RBC) dr.Rozi Kodarusman Warganegara .(San)