Lampung Utara,Lensalampung.co – Tokoh masyarakat Lampung Abung support dan dorong Pemerintah untuk mewujudkan struktur Cagar Budaya Makam Minak Trio Diso yang ada di Desa Sekipi Kecamatan Abung Tinggi Kabupaten Lampung Utara menjadi wisata religi.
Support untuk mewujudkan obyek wisata religi seperti keberadaan struktur Cagar Budaya Makam Minak Trio Diso itu disampaikan Ketua Badan Perwatin Lampung Pepadun Kutobumi Tigo Gandung, A Akuan Abung, SE, Gelar Nadikiyang Pun Minak Yang Abung yang meminta pemerintah untuk serius mengelola tempat-tempat wisata, supaya bisa menjadi salah satu sumber yang dapat menggali pendapatan asli daerah (PAD).
“Kita sangat mendukung, apa lagi situs cagar budaya Makam Minak Trio Diso itu bisa dijadikan tempat wisata religi,” kata A Akuan Abung ketika ditemui media ini, Selasa 6 Oktober 2025.
Terlebih lagi obyek wisata situs cagar budaya tersebut saat ini sudah ditetapkan sebagai struktur Cagar Budaya oleh pemerintah.
Dikesempatan itu juga, Akuan Abung mengharapkan pemerintah bisa mengembalikan penerapan dalam pelaksanaa ziarah ke Makam Minak Trio Diso tersebut kembali seperti semula.
Menurutnya, sedari dia kecil ketika ziarah ketempat puyang Makam Minak Trio Diso beserta keluarganya itu dengan melalui jalur menyeberangi aliran sungai Way Abung, setelah ziarah di Makam Minak Trio Diso barulah naik ke bagian atas perbukitan yang disana terletak makam-makam keluarga dari Minak Trio Diso.
Seperti ditetapkan Pemerintah di lokasi Makam Minak Terio Diso itu juga ada Makam Minak Peduko Begeduh, Makam Minak Penatih Tuho, Makam Unyi, Makam Minak Majuw Lemaweng, Makam Minak Munggah Dabung, Makam Nuban dan Lambang Uluw Radjodilawuk dan telah menjadi objek cagar budaya.
Sebagai gambaran, lanjutnya dalam pelaksanaan kita berkunjung atau bertamu tentunya kita melalui pintu depan. Seyogyanya kita bertemu dulu dengan yang laki-laki, setelahnya jika mau bertemu keluarga yang lain baru ke dalam (perempuan).
Gambaran tersebut, dikarenakan kondisi saat ini banyak peziarah yang datang ke lokasi Makam Minak Trio Diso melalui jalur bagian atas baru turun ke bawah ke Makam Minak Trio Diso.
“Kita minta penataan dalam ziarah itu dikembalikan seperti semula, dari makam puyan yang laki-laki dulu baru ke makam puyang yang perempuan,” ujar Akuan Abung.(Bbn/Ccp)