Tubaba, Lensalampung.co – Siapa pun yang tak terharu, mendengar curahan hati seorang Ibu, yang batal mendampingi dan menyaksikan anaknya, mengikuti lomba Drum Band, hal itu karena tugas profesinya untuk menyelamatkan nyawa pasien yang hendak melahirkan dalam kondisi darurat .
Adalah dokter Tanti Arianti, Sp.OG dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan yang berpraktik di RSIA Ummi Athayya, Tubaba dan Rumah Sakit Belleza, Bandar Lampung. Di stori Instagramnya sang dokter ini membagikan kisah yang luar biasa.
Sabtu, 15 Februari 2025 Pukul 10.30 WIB. adalah hari, tanggal dan jam janjinya akan menemani dan mendampingi putra kesayangannya Dul sapaan akrabnya, Abdul. mengikuti perlombaan Drum Band.
Sebelumnya, dr. Tanti telah diminta Dul anaknya, untuk menyaksikan talentanya, seperti teman-teman yang lain yang disaksikan oleh Ibunya, dr. Tanti pun sudah berjanji pada putra keduanya sejak jauh-jauh hari, bakal menyempatkan waktu menemani sang anak yang akan tampil.
Bahkan dia telah memajukan jadwal Poli Kandungan, dan telah selesai pada Pukul 08.30 WIB. Untuk dapat menghadiri pertunjukan sang anak.

Tetapi takdir belum berkehendak, manusia hanya mampu berencana. Telepon dari staf, harus membatalkan keberangkatan sang dokter berangkat dari Tubaba menuju Bandar Lampung, karena ada dua orang Ibu kritis yang hendak melahirkan dalam kondisi darurat.
Tanpa pikir panjang, sang dokter ini langsung bergegas kembali menuju ke rumah sakit guna melakukan bantuan. Bahkan ia sampai tak sempat memberi tahukan sang anak, keduanya pun akhirnya dapat ditolong di waktu yang tepat.
Setelah berjibaku melakukan Operasi Caesar pada salah satu pasien, sementara pasien lainnya dalam perawatan. sang dokter baru bisa menghubungi sang anak memberi tahukan bahwa tidak bisa hadir karena harus menolong persalinan darurat.
Beruntung sang anak mengerti, dan memaklumi tugas serta tanggungjawab sang Ibu sebagai dokter kebidanan dan kandungan.
“Ga apa-apa Umee (Ibu, red) nanti Umee bisa lihat Video Dul tampil, tadi Dul lancar kok mee,”ungkap sang anak pada saat dihubungi Ibunya. (*)